22 Feb 2020

Indahnya Ngorongoro Conservation Area di Tanzania

Termasuk ke dalam UNESCO World Heritage List, Ngorongoro Conservation Area memiliki kawah mati terbesar di dunia sisa letusan gunung tiga juta tahun yang lalu. Ngorongoro dihuni oleh 25.000 hewan besar mamalia, terutama badak, kerbau Afrika, dan kuda nil. Berhubung CC datang pada musim hujan, kebanyakan hewan yang terlihat adalah wildebeest dan zebra.

Selain hewan-hewannya, lanskapnya juga sangat indah. Lanskap Ngorongoro sangat indah karena berbukit-bukit hijau dengan lembah sabana. Tak heran terdapat 14 hotel mewah yang terletak di area konservasi yang hampir seluas propinsi Banten ini.

Ngorongoro juga merupakan tempat tinggal penduduk asli suku Maasai. Mereka adalah suku semi-nomadik yang pekerjaan utamanya beternak. Ciri khas orang Maasai adalah berkulit hitam, badan kurus dan tinggi, rambut yang dipotong sangat pendek hampir botak, mengenakan kain bermotif kotak-kotak yang berwarna biru atau merah. Para prianya membawa tongkat panjang untuk menghalau ternak, dan para wanitanya memakai aksesoris berupa anting besar.

CC mengunjungi salah satu desa Maasai yang disambut dengan tarian tradisional Adumu yang gerakannya melompat-lompat tinggi. Rumahnya yang berbentuk seperti kubah terbuat dari ranting pohon yang dianyam dan dilumuri oleh tahi sapi. Baunya memang menyengat, namun tahi sapi berfungsi untuk menghangatkan penghuni yang tinggal di dalamnya.

Di dalam rumah hanya berisi tiga ruangan, yaitu dapur, ruang tidur, dan kandang untuk ternak yang masih bayi. Melihat lingkungan di sekitarnya yang terbuka dan banyak hewan buas, CC setuju orang Maasai disebut sebagai “The Warriors”.

Trinity
Foto: Trinity