26 Jun 2019

Resep Simpel Tetap Sehat Selama Traveling

Tidak ada orang yang mau terjangkit sakit saat traveling. Tapi siapa yang tahu kapan akan kena penyakit. Bahkan, penyakit sesederhana flu mungkin saja menimpa meski sedang senang-senang. Daripada aktivitas traveling terhambat karena kondisi badan tidak prima, lakukan langkah-langkah berikut.
 
Bawa pencegah
Kemas pada tas (tangan) hand-sanitizer dengan kandungan alkohol 50 persen—alkohol pembunuh kuman yang baik, tisu basah antibakteri, pashmina untuk selimut atau penghangat badan, plester luka, dan obat antiflu ringan.
 
Suntik vaksin
Tidak ada salahnya lakukan hal tersebut sebelum kita berpergian ke luar negeri. Bukan hanya vaksin hepatitis A atau meningitis, bahkan vaksin antiflu juga diperlukan. Lakukan dengan bantuan dokter, ya.
 
Kenakan kacamata
Memang ribet, tapi memakai lensa kontak berisiko membuat mata kering dan riskan tertempel bakteri. Kenakan lensa kontak jika memang benar-benar diperlukan. Tapi sebaiknya jangan dikenakan ketika di pesawat. Selain itu, memakai kacamata mencegah kita sering menyentuh atau menggosok-gosokkan mata.

Bersihkan tangan setelah menyentuh tempat-tempat rawan tumpukan bakteri
Seperti mesin penjual tiket, ATM, pegangan pintu, baki makan dan meja resto, serta dari toilet. Begitu juga jika sudah menyentuh banyak orang. Bila tidak memungkinkan membersihkan tangan saat itu, hindari menyentuh tangan, hidung, dan mulut.

Waspada di toilet umum
Toilet mengandung banyak bakteri. Jangan letakkan tas di lantainya atau peralatan toiletries kita di meja wastafel (counter). Jika terpaksa, bersihkan dengan disinfektan setelahnya. Tutup toilet saat flushing. Bila tidak ada tutupnya, flush sambil meninggalkan toilet tersebut. Jangan lupa, cuci tangan dengan sabun dan air, bersihkan selama 15 detik. Serta, pakai tisu begitu menyentuh pegangan pintu atau bersihkan lagi dengan hand-sanitizer begitu keluar dari tempat tersebut.

Pakai kaus kaki
Kenakan kaus kaki saat mesti melepas sepatu di pemeriksaan keamanan bandara. Kita tidak tahu apa yang akan menempel pada kaki, yang menempel juga pada tangan begitu mengenakan sepatu kembali (lalu pada wajah kita).

Bawa air kemasan
Terutama ke dalam pesawat. Air pada toilet pesawat—yang katanya bisa diminum—belum tentu bebas bakteri. Sikat gigi atau mencuci wajah saat penerbangan juga mesti menggunakan air kemasan yang dibawa tadi.

Bersihkan tempat duduk
Gunakan tisu antibakteri membersihkan lokasi duduk (sandaran, meja makanan, tempat majalah, hingga jendela). Kesannya memang berlebihan, tapi ini lebih baik daripada terjangkit penyakit. Kita tidak tahu apa yang diletakkan orang sebelumnya.

Duduk daripada berdiri
Bila memungkinkan, saat berpergian dengan bus atau kereta, cari tempat duduk. Kemungkinan terkontaminasi bakteri atau virus lebih kecil sebab kita tidak mesti berpegangan pada tiang atau pegangan tangan. Kalau terpaksa berdiri, jangan sentuh wajah atau apa pun barang pribadi selama perjalanan sampai kita membersihkan tangan.

Pakai masker
Bukan mengikuti tren para seleb K-Pop yang senang pakai masker saat mereka tidak sedang “bertugas”. Lebih dari itu, masker berguna mencegah bakteri atau polusi. Kalau tidak mau memakainya ketika beraktivitas, kenakan dalam perjalanan menuju tempat aktivitas.

Selalu pakai hand-sanitizer
Kapan pun dan di mana pun, begitu selesai beraktivitas, bersihkan tangan dengan hand-sanitizer untuk mengurangi bakteri atau virus yang menempel.
 

Meiranie Nurtaeni
Foto: Fotosearch