23 Jan 2020

7 Faktor yang Memengaruhi Kesuburan

Menjelang pernikahan, kita tentu berharap organ reproduksi kita sehat sempurna dan subur. Namun, untuk mengetahui subur atau tidaknya kondisi tubuh kita, lakukan pengecekan berikut. 
 

 

Siklus Haid
Siklus haid normal berjarak 21-35 hari sejak haid hari pertama. Jika kita mengalami siklus haid lebih dari 35 hari tersebut, ada kemungkinan kesuburan kita terganggu.
 
Sering Keputihan
Keputihan nggak berwarna dan tanpa aroma yang terjadi di masa subur merupakah hal normal. Tapi jika kita sering mengalami keputihan yang beraroma tak sedap dan berwarna kuning atau kehijauan, menandakan vagina mengalami infeksi. Jika nggak segera diatasi, bakteri dapat memasuki rahim dan area panggul, lalu mengganggu produksi sel telur.
 
Usia
Di usia 20-30 tahun, tingkat kesuburan wanita sangat tinggi. Makanya menikah memang disarankan dilakukan di rentang usia tersebut. Sementara usia di atas 35 tahun, tingkat kesuburan mulai berkurang, dan akan menurun tajam di atas 40 tahun.
 
Berat Badan
Jika indeks massa tubuh kita lebih dari 25 berarti berat badan kita berlebih. Berlebihnya berat badan ini menandakan banyaknya  lemak di dalam tubuh kita. Lemak akan memengaruhi keseimbangan hormon, sehingga mengganggu siklus haid dan kesuburan. Semakin bertambah berat badan kita, risiko kita menjadi nggak subur pun akan semakin besar.
 
Nyeri Haid
Ingat kembali masa haid kita. Jika selama haid kita mengalami nyeri yang nggak tertahankan, kemungkinan kita memiliki kista atau endometriosis di dalam rahim.
 
Siklus Haid Ibu
Kondisi organ reproduksi dipengaruhi pula oleh faktor genetis. Bila ibu kita mengalami menopause sebelum waktu normal (di bawah usia 45 tahun), segera waspada. Pasalnya, jika masa menopause ibu kita terjadi di atas usia 50 tahun, umumnya kita juga lebih subur.
 
Gaya Hidup
Kebiasaan merokok, kurang istirahat, diet terlalu ketat, dan jarang olahraga membuat peredaran darah nggak lancar. Padahal jika organ reproduksi nggak mendapatkan aliran darah yang cukup, organ menjadi kurang sehat dan tertimbun lemak.
 


Saparinah Mumpuni
Foto: Fotosearch