22 Aug 2019

16 Fakta Kita dan Orgasme

Salah satu yang bikin seks jadi pembicaraan hot adalah prosesnya hingga mencapai orgasme. Ingin mencapainya berkali-kali? Bisa banget, asal kita dan pasangan mau saling memahami. Fyi, seks dahsyat nggak melulu berakhir dengan orgasme, tuh!
 
1. Apa, sih, orgasme?
Orgasme bisa dibilang sebagai bentuk respons seksual yang melibatkan emosi dan fisik pada seseorang—baik kita maupun pasangan. Sebelum mencapai orgasme, biasanya napas, detak jantung, dan tekanan darah bakal terus meningkat. Pada momen tersebut, tubuh akan terasa ringan ditandai oleh kontraksi ritmik yang melegakan di bagian intim kita dan hanya terjadi beberapa saat. Dan… kudu diingat juga bahwa nggak semua cewek mengalami kontraksi ini saat orgasme—jadi, nggak perlu panik, ah.
 
2. Apakah orgasme antara cewek dan cowok beda?
Berhubung bentuk organ intim kita berbeda dari cowok, tanda fisik klimaksnya juga pasti beda, deh. Ketika si dia mencapai orgasme biasanya disertai dengan keluarnya cairan sperma dan permainan pun selesai. Sementara pada cewek nggak menghasilkan cairan apa pun saat orgasme, tapi masih bisa langsung lanjut ke 'ronde berikutnya' setelah diberi stimulasi yang cukup.
 
3. Benar nggak kita bisa orgasme berkali-kali? Caranya?
Benar banget, tuh, sebutannya multiple orgasm. Sayangnya, nggak gampang buat meraihnya karena setelah klimaks pertama hampir semua cewek merasa terlalu sensitif untuk menerima stimulasi di bagian klitoris. Sebaiknya tunggu sebentar (sekitar 15-60 detik) agar bagian intim kita siap mendapat rangsangan serta bisa merasakan sensasinya lagi, lagi, dan lagi...
 
4. Orgasme baik untuk kesehatan?
Yap! Aktivitas seksual hingga mencapai orgasme ternyata bikin hidup lebih sehat. Soalnya aktivitas yang satu ini bisa jadi 'pelarian' untuk melepaskan stres sekaligus membakar kalori. Seks pada wanita juga ampuh mengurangi risiko penyakit jantung karena harus berpacu dua kali lipat saat mencapai klimaks, lalu setelah itu kita bakal tidur lebih nyenyak akibat endorfin yang dihasilkan tubuh. Asyik, kan?
 
5. Bisa nggak wanita orgasme tanpa pasangan?
Katanya, sih, it takes two to tango, tapi kenyataannya cewek juga bisa mencapainya meski tanpa pasangan. Jadi kalau memang belum terpuaskan oleh pasangan, kita boleh, kok,  berusaha sendiri. Caranya: cobalah untuk menstimulasi diri sendiri pada klitoris maupun vagina—bisa menggunakan tangan atau alat bantu. Jangan lupa membagi trik 'bagian mana yang seharusnya disentuh' kepada pasangan supaya lain kali kita bisa sama-sama puas.
 
6. Orgasme = kepuasan seks?
Banyak orang mengartikan orgasme sebagai inti dari hubungan intim untuk mendapatkan kepuasan seks. Sebenarnya, nih, bukan hanya orgasme hal paling penting saat seseorang melakukan aktivitas seksual. Kebersamaan, emosi, kenikmatan, dan hal menyenangkan lainnya yang kita bagi dengan pasangan juga bisa melahirkan kepuasan tersendiri, kok. Nggak bisa orgasme juga bukan berarti kehidupan seks kita nggak normal.
 
7. Apakah ukuran 'adik kecil' pasangan memengaruhi orgasme kita?
Salah banget, tuh! Berhubung nggak semua permukaan bagian intim kita sensitif, maka yang harus dipikirkan adalah soal posisi bercinta. Kalau ukuran 'adik' si dia besar, tapi salah posisi, ya, tetap saja kita nggak bakal terpuaskan. Dan sebaliknya, meski ukurannya kecil kalau posisinya pas dijamin kita cepat mencapai klimaks, deh.
 
8. Posisi paling oke buat mencapai orgasme?
Sebenarnya gaya apa pun asal dilakukan bersama pasangan resmi bisa membawa kita 'terbang'. Tinggal ciptakan, deh, kondisi ternyaman buat kita dan pasangan sebelum acara foreplay. Mau pakai lingerie, menyalakan lilin aromaterapi, atau mewujudkan fantasi nakal lainnya? Terserah saja, yang penting kalau sudah terbawa suasana biasanya bakal (cepat) sampai ke puncak juga. Hmm...
 
9. Kenapa wanita lebih sulit merasakan orgasme?
Ada beberapa faktor yang memengaruhi kita untuk mencapai orgasme. Yang paling populer adalah segi psikologi dan fisik. Kalau terlalu fokus memikirkannya justru kita nggak bakal orgasme. Saat memulai aktivitas seksual kita dan pasangan kudu benar-benar fit, yakin, dan nyaman satu sama lain. Pokoknya, just do it, lah :)
 
10. Bagaimana cara memperpanjang sensasi orgasme?
Kalau rajin berlatih Kegel maka otot-otot panggul yang mengontrol saluran urine dapat membantu memperpanjang sensasi the big O. Caranya: konsentrasi seolah-olah kita sedang menahan pipis—bukan menahan napas—melalui otot panggul selama 3-5 detik dan lakukan 10-15 kali setiap hari. Dengan 'menahan' ketegangan otot-otot di sekitar panggul, maka sensasinya bakal lebih dahsyat saat kita 'lepaskan'.
 
11. Katanya kondom memengaruhi kepuasan kita?
Penggunaan kondom sebagai alat kontrasepsi sangat dianjurkan untuk mencegah kehamilan atau penyakit menular seksual. Buat pasangan yang baru menikah seperti kita, nih, boleh memilih mau memakainya atau tidak. Bagi beberapa wanita, kondom memang memengaruhi sensitivitas karena membuat bagian intim kita cepat kering. Padahal dibutuhkan lubrikasi yang cukup agar adik kecil pasangan bisa bergerak nyaman di dalam bagian intim kita. Jadi kalau (merasa perlu) memakai kondom, jangan lupa mengoleskan lubrikan biar sama-sama enak.  
 
12. Ketahuan nggak kalau kita memalsukan orgasme?
Sebenarnya kita bisa berakting tanpa pasangan mengetahui kebenarannya, tapi buat apa? Makin sering memalsukan orgasme (faking orgasm), maka kita bakal menyulitkan diri sendiri untuk menikmati aktivitas seksual. Pasangan nggak akan pernah tahu bagaimana cara memuaskan kita karena dia menganggap performanya baik-baik saja setelah kita ‘orgasme’. Lebih baik komunikasikan kepada pasangan apa yang kita inginkan—kalau belum berhasil juga masih banyak waktu, kok. Santai saja!
 
13. Beda clitoral orgasm dan vaginal orgasm?
Keduanya dibedakan berdasarkan bagian mana yang dirangsang untuk mendapatkan orgasme—bukannya bagian di mana kita merasakan si O tadi. Dan balik lagi ke kenyataan, orgasme, tuh, sangat personal jadi nggak bisa dibilang salah satu lebih dahsyat. Kalau memang menyenangkan buat kita, ya, nikmati aja, he he he....
 
14. Bisa nggak kita dan pasangan orgasme berbarengan?
Banyak banget pasangan yang memimpikan bisa orgasme secara berbarengan, istilahnya simultaneous orgasm). Sayangnya hal ini sulit dilakukan tanpa kerja sama oke antara kita dan pasangan. Di sini dibutuhkan kesabaran dan kekompakan untuk saling menunggu sebelum akhirnya ‘lepas landas’ bersama. Sst…posisi misionaris sangat memungkinkan kita merasakan orgasme bareng pasangan. Tinggal pintar-pintarnya pasangan mengontrol irama dan tekanan, yaitu secara lembut di awal lalu ‘pompa’ lebih cepat untuk mengakhiri permainan.
 
15. Sebenarnya berapa lama durasi yang dibutuhkan untuk orgasme?
Kita butuh waktu sekitar 20 menit untuk 'panas' dibanding pria, oleh karena itu foreplay sangat penting. Namun, kalau sudah ketularan aliran panas pasangan, biasanya lebih cepat, tuh, cukup 11-12 menit saja, kok.
 
16. Kapan momen tepat buat bercinta supaya lebih mudah meraih orgasme?
Momen 'puncak' gairah wanita berada di pertengahan siklus haid atau pada masa subur. Penyebabnya karena terjadi peningkatan hormon estrogen dan progesteron serta sedikit hormon testosteron. Pas juga, nih, buat yang menginginkan keturunan.
 
Alice Larasati
Foto: Fotosearch