23 Jan 2020

Aach… Aku Jatuh Cinta

Yulia (Pevita Pearce) dan Rumi (Chicco Jerikho) hidup bertetangga sejak kecil. Keduanya hidup melewati tiga era 1970, 1980, dan 1990. Hubungan mereka unik, penuh tragedi dan komedi mewarnai perjalanan mereka melewati masa-masa perubahan zaman tersebut.
 

 
Rumi merupakan anak seorang pengusaha minuman limun botol. Namun usaha ayahnya mulai terancam bangkrut karena kehadiran minuman soda yang semakin diminati masyarakat. Sikap Rumi yang bandel sejak kecil membuat orangtua Yulia selalu mewanti-wanti agar anaknya tidak berteman dekat dengan Rumi.

Namun kenyataan yang terjadi justru sebaliknya, mereka selalu ditakdirkan bersama, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Keduanya kerap bertukar pesan melalui surat yang diselipkan di dalam botol limun milik ayah Rumi.

Ketika akhirnya berpisah di masa kuliah, Yulia kehilangan Rumi. Diam-diam Yulia merasa hanya Rumi yang memberi warna pada hidupnya. Melalui buku hariannya Yulia selalu mencatat manis pahit, suka duka, indah merana bersama Rumi. Rumi sendiri menyimpan cinta yang dalam pada Yulia, tapi tak pernah diungkapkannya. Dia punya cara sendiri untuk mencintai Yulia.

Ketika Yulia hampir putus asa mencari Rumi. Tanpa sengaja mereka malah dipertemukan. Hubungan keduanya kembali bersemi. Hubungan cinta keduanya melewati banyak peristiwa termasuk insiden Malari (Malapetaka 15 Janauri 1974) di mana para mahasiswa mendemo produk Jepang yang masuk. Rumi yang ikut memperjuangkan nasib perusahaan ayahnya ditangkap  polisi. Rumi menghilang lagi.

Kehilangan Rumi membuat Yulia menerima pinangan teman sekantornya, Rendy. Sementara Rumi siap menikah dengan Sulistiawati. Akankah keduanya jadi menikah? Atau kado kutang merah yang diberikan Rumi di pernikahan Yulia akan mengacaukan awal kebahagiaan Yulia?

Film berlatar belakang tahun 1970-an ini menyuguhkan cerita cinta yang dramatis, romantis, dan penuh kejenakaan. Saksikan di bioskop mulai tayang 4 Februari 2016.

Dian Probowati
Foto: MVP Pictures