23 Jan 2020

4 Urban Legend Menyeramkan

Setiap kota dan negara di dunia memiliki kisah urban legend (legenda perkotaan) yang biasanya menyebar dari mulut ke mulut. Nah, berikut ini CC rangkum beberapa urban legend yang sangat menyeramkan yang bikin bulu kuduk bergidik.

 
Wristband (Korea Selatan)
Cerita ini berlatar belakang rumah sakit di Korea Selatan. Umumnya pasien yang sakit akan mengenakan gelang berwarna putih di tangan kiri mereka. Ketika pasien meninggal, gelang akan diganti menjadi warna merah. Seorang dokter yang telah menyelesaikan shift malam menaiki lift untuk menuju basement tempat mobilnya terparkir. Di dalam lift dia bersama seorang nenek tua yang akan turun di lantai yang sama.

Ketika tiba di basement dan pintu lift terbuka, nenek tersebut segera keluar lift. Di depan lift berdiri seorang pria mengenakan baju putih. Namun saat hendak keluar tangan si nenek ditarik oleh sang dokter yang segera menutup liftnya. Sang nenek kesal dan bertanya apa sebabnya. Dokter mengatakan bahwa pria di depan lift tadi mengenakan gelang merah. Si nenek kemudian menjawab, “Maksudmu gelang seperti ini?”
 
Ribbon (Amerika)
Konon, ada seorang wanita cantik yang selalu mengenakan pita merah di lehernya. Kecantikannya bikin banyak pria naksir padanya. Namun tak ada yang tahu mengapa dia gemar mengenakan pita merah itu. Suatu hari sang gadis memiliki kekasih. Sang kekasih sangat bangga bisa mendapatkan hatinya. Namun dia juga penasaran mengapa kekasihnya selalu mengenakan pita merah. Sang gadis hanya berkata, “aku akan memberi tahu ketika kita sudah menikah.”

Setelah mereka menikah, sang pria semakin penasaran, apalagi istrinya tak pernah melepaskan pita itu sedikit pun, meski sedang tidur atau mandi. Suatu malam saat istrinya tertidur pulas, dia memberanikan diri untuk membuka ikatan pita merah di leher istrinya. Saat ikatan terlepas dan pita ditarik oleh suaminya…leher sang istri pun terjatuh menggelinding ke lantai.
 
Pedestrian Cross (Jepang)
Seorang pria ingin menyebrang di persimpangan jalan. Dia berhenti di pinggir zebra cross menunggu lampu merah bersama puluhan pejalan kaki lainnya dari kedua sisi. Namun dia melihat ada seorang wanita yang menyebrang ke sisi tempat dia berdiri dari arah sebrang. Tak seorang pun mengacuhkannya. Namun setelah dia perhatikan, wajah perempuan itu tampak rata alias tak berwajah yang membuatnya ketakutan setengah mati.

Lampu merah menyala. Saat dia menyeberang, dia berusaha menghindari wanita itu. Semakin dekat wajah wanita itu semakin menyeramkan. Anehnya sang wanita justru mendekatinya. Sang pria terus menunduk hingga ketika berpapasan di tengah zebra cross. Saat dia sadar bahwa wanita itu berbalik arah mengikutinya di belakang. Kemudian sang wanita bermuka rata itu berbisik, “aku tahu kau bisa melihatku.”
 
Pizza (Amerika)
Seorang pria tinggal di apartemen. Dia terpaksa libur bekerja selama beberapa hari karena kakinya sedang terluka. Istrinya seorang wanita karier maka di siang hari dia hanya sendiri. Saat itu dia mendengar suara anak kecil tertawa dan berlarian tepat di lantai atas kamarnya seperti sedang bermain.

Keesokannya dia memesan dua pan pizza, satu untuknya makan siang, satu untuk anak-anak kecil tetangganya di lantai atas. Dengan tongkat dia menyambangi tetangganya. Saat dia bertamu, seorang wanita menyambutnya dengan pintu yang hanya dibuka sedikit karena menggunakan kunci rantai. Sang pria melihat bagian dalam apartemen sangat gelap sehingga hanya terlihat kepalanya. “Ini pizza untuk anak-anak Anda nyonya.” Tak lama dua anak itu muncul mengintip dari pintu di bawah ibunya. Wanita itu pun mengambil pizza-nya dan mengucapkan terima kasih. Sang pria kembali ke kamarnya.

Saat berbalik badan menuju kamarnya, dia merasa ada sesuatu yang aneh dan janggal. Tiba-tiba dia ketakutan, berjalan semakin cepat menuju kamarnya. Yang dia ingat tiga kepala itu berjajar tegak lurus saling menempel. Sesuatu yang tidak mungkin dilakukan jika ketiganya memiliki tubuh. Sampai di kamarnya dia langsung menelepon polisi. Polisi pun segera datang dan memeriksa apartemen tersebut. Apa yang diduga ternyata benar. Polisi menemukan jasad istri dan dua anak dengan kepala terpenggal dibunuh oleh sang suami yang mengidap schizophrenia. Suaminya ditemukan bersembunyi di dalam lemari.
 
Dian Probowati
Foto: whogoestherepodcast.com, azuremagazine.com