22 Aug 2019

Indonesia Tersenyum di Yonex All England Open 2016

Setelah tahun lalu tanpa gelar di turnamen bulu tangkis All England, tahun ini pemain Indonesia kembali menuai prestasi. Praveen Jordan/Debby Susanto, menjadi juara ganda campuran Yonex All England Open 2016 setelah di final yang berlangsung 13 Maret lalu di Birmingham, Inggris, mengalahkan ganda Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pederson, dengan skor 21-12, 21-17.

 
“Saya senang dan bangga sekali bisa menjadi juara di All England. Terima kasih banyak kepada supporter, karena kalian saya dan Praveen bisa juara. Saya merasa main di rumah sendiri,” ujar Debby saat diwawancara di lapangan pasca kemenangannya.
 
Sebelumnya di babak semifinal, Praveen/Debby mengalahkan juara bertahan sekaligus pemain nomor satu dunia asal Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei, 2 set langsung, 21-19, 21-16. Ini juga merupakan prestasi tersendiri karena di tujuh pertemuan sebelumnya, pasangan kita selalu kalah dari pasangan Tiongkok ini.
 
Sebenarnya Indonesia lebih mengandalkan pasangan yang lebih senior, yaitu Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, yang pernah tiga kali juara All England. Namun, mereka sudah lebih dulu kalah dari pasangan suami istri tuan rumah, Chris Adcock/Gabrielle Adcock, di babak perempat final. Untungnya, Praveen/Debby bisa mengobati kekecewaan ini dengan menjadi juara.
 
Dengan kemenangan mereka, Indonesia memiliki pemain kuat tambahan dan berharap bisa bersinar di Olimpiade yang akan berlangsung Agustus mendatang di Rio De Janeiro, Brasil. CC doakan!
 
Vini Damayanti
Foto: badmintonindonesia.org