23 Jan 2020

Guru Bangsa Tjokroaminoto Berjaya di Piala Maya

                               Foto: Ria Irawan menerima penghargaan sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terpilih


Malam Penghargaan Piala Maya kembali digelar tahun ini sebagai bentuk apresiasi nyata dari dunia maya terhadap film Indonesia. Acara yang digelar di Soehanna Hall, 19 Desember, berjalan cukup meriah dihadiri beberapa bintang film nasional, di antaranya Slamet Raharjo, Ria, Irawan, Reza Rahadian, Whulandary Herman, Tanta Ginting dan beberapa bintang lainnya.

Sejak diadakan tahun 2012, ajang Piala Maya semakin mengigit. Nggak tanggung-tanggung ajang pemilihan ini melibatkan 400 lebih komite dari berbagai kalangan dan profesi serta lintas usia seperti sineas jurnalis, praktisi, musisi, kritikus film, hingga budayawan dari seluruh Indonesia. Hal ini menunjukan bahwa film Indonesia tak hanya bisa dinilai dari mereka yang bergelut di industri perfilman saja, tetapi juga oleh pelaku industri lain yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan film Indonesia.

Malam Penghargaan Piala Maya 2015 mengumumkan pemenang 30 kategori terpilih. Selain mengapresiasi film-film panjang bioskop, pada penyelenggaraan tahun ini Piala Maya turut memberikan apresiasi bagi masyarakat umum yang memiliki minat pada industri film dengan mempersembahkan kategori piliha seperti Film Pendek Terpilih, Film Animasi Terpilih, Film Dokumenter Terpilih, Film Daerah Terpilih dan Penulisan Kritik Film yang keseluruhannya merupakan karya dari pendaftar kompetisi yang terkumpul sejak 29 Agustus lalu. Kejutannya, film Guru Bangsa Tjokroaminoto mendulang sukses dengan menyabet delapan penghargaan dari 15 nominasi. Congrats!
Berikut daftar pemenang 30 kategori yang diumumkan:

Film Panjang Terpilih: Guru Bangsa Tjokroaminoto (Picklock Production, Yayasan Keluarga Besar HOS Tjokroaminoto)
Sutradara Terpilih: Garin Nugroho (Guru Bangsa Tjokroaminoto)
Pemeran Utama Pria Terpilih: Deddy Sutomo (Mencari Hilal)
Pemeran Utama Wanita Terpilih: Marsha Timothy (Nada Untuk Asa)
Pemeran Pendukung Pria Terpilih: Donny Damara (2014: Siapa di Atas Presiden)
Pemeran Pendukung Wanita Terpilih: Ria Irawan (Bulan di Atas Kuburan)
Pendatang Baru Pria Terpilih: Morgan Oey (Assalamualaikum Beijing)
Pendatang Baru Wanita Terpilih (Piala Tuti Indra Malaon): Whulandary Herman (Bidadari Terakhir)
Pemain Cilik Terpilih: Ariah Kusumah (Pendekar Tongkat Emas)
Penampilan Berkesan Terpilih (Piala Arifin C. Noer): Wulan Guritno (Nada Untuk Asa)
Skenario Asli Terpilih: Kapan Kawin? (Monty Tiwa, Ody C. Harahap, Robert Ronny)
Skenario Adaptasi Terpilih: Filosofi Kopi (Jenny Jusuf)
Lagu Tema Terpilih: Let It Be My Way (film Hijab, ciptaan Melly Goeslaw, penyanyi Andien Aisyah)
Desain Poster Film Terpilih: Badoet (Hans Nio)
Penata Musik Terpilih: Guru Bangsa Tjokroaminoto (Andi Rianto)
Penyunting Gambar Terpilih: 3, Alif Lam Mim (Bounty Umbara)
Penata Suara Terpilih: Guru Bangsa Tjokroaminoto ( Satrio Budiono, Yusuf Patawari)
Penata Artistik Terpilih: Guru Bangsa Tjokroaminoto (Allan Sebastian)
Penata Kamera Terpilih: Guru Bangsa Tjokroaminoto (Ipung Rachmat Syaiful)
Penata Kostum Terpilih: Guru Bangsa Tjokroaminoto (Retno Ratih Damayanti)  
Penata Rias & Rambut Terpilih: Guru Bangsa Tjokroaminoto (Didin Syamsudin)
Penata Efek Khusus Terpilih: Comic 8: Casino Kings Part 1 (Chorenk, Epics FX Studio)
Penulisan Kritik Film Terpilih: Filosofi Kopi “Refleksi dalam Secangkir Kopi” (Arul Fitron)
Film Pendek Terpilih: Lemantun (Wregas Bhanuteja)
Film Dokumenter Pendek Terpilih: Jalan Pulang (Ignasius LW Somalinggi)
Film Daerah Terpilih: Silet di Antara Digoel Papua ( Papua, Henry W. Muambay)
Film Animasi Terpilih: Djakarta-00 (Galang Ekaputra Larope)
Koleksi DVD Terpilih: Selamat Pagi, Malam
Sutradara Muda Film Pendek/Animasi/Dokumenter Berbakat (Piala Iqbal Rais): Hariwicahya Utomo (Film Dokumenter Cerita Tentang Cak Munir)
Film Terlaris di Kinerio.com: Gundah Gundala
Penghargaan Khusus Kesetiaan Profesi Perfilman Indonesia: Hendrik G. Gozali